Jarang Orang Tahu!! Ini dia Alfabet Yang Lebih Mudah Dari Bahasa Inggris 🤫

Alfabet English
Photo by Annie Spratt on Unsplash

Apakah diantara kalian ada yang menganggap bahasa inggris itu sulit?? Ya sebagian dari kita mungkin memiliki pendapat ini. Anggapan ini memang tidak sepenuhnya salah. Meskipun telah dianggap sebagai bahasa internasional yang telah digunakan oleh sebagian besar negara di dunia.

Faktanya belajar bahasa inggris memang sulit hal ini tidak lain karena tulisan (alfabet) dan cara baca yang berbeda. Misalnya nih dalam bahasa inggris huruf A akan dibaca e, I dibaca ai, b dan d yang memiliki bentuk hampir sama, begitu pula dengan p dan q serta banyak huruf lain yang memiliki pelafalan berbeda dengan kata aslinya.

Contoh lain adalah saat pelafalan dari sebagian besar kata nih seperti know yang akan dibaca seperti now, see dan sea yang memiliki homofon dengan arti yang jauh berbeda.

baca juga 12 Tips Agar Belajar Bahasa Inggrismu Lebih Cepat Dan Mudah

Alfabet Lebih Sulit dari Bahasa Inggris

Alfabet Mandarin (Pinyin)
Photo by Getty Images / unsplash

Eitss tapi meskipun belajar bahsa inggris sulit ternyata ada bahasa yang lebih sulit lo ya tidak lain adalah bahasa mandarin. Bahasa mandarin memiliki sekitar 5000 karakter alfabet yang unik dan lebih uniknya lagi setiap karakter hanya akan menjelaskan satu kata saja.

Jelas untuk pemula belajar bahasa mandarin akan lebih sulit dibandingkan bahasa inggris. Hal inilah mengapa mandarin tidak digunakan sebagai bahasa internasional. Meskipun ras china khusunya mongoloid banyak tersebar hampur diseluruh belahan dunia.

Misalkan saat kita mau mengucapkan halo saja harus menuliksaan banyak garis yang terbilang cukup rumit  “你好” yang akan di baca Nǐ hǎo atau halo. 早上好 (Zǎoshang hǎo) =selamat pagi.

Selain itu salah satu hal yang paling sulit bagi pelajar adalah menguasai nada bahasa Mandarin yang mana setiap nada dan intonasi yang diucapkan akan memberikan pakan yang berbeda.

Ada empat nada dasar,  dalam pengucapan bahasa mandarin yaitu:

  1. Nada Pertama –nada tinggi dan datar. Suara yang dihasilkan tidak naik atau turun, tapi tetap mempertahankan kesadarannya hingga akhir.
  2. Nada Kedua –nada tinggi. Pengucapan  nada kedua ini mirip seperti saat kita sedang mengungkapkan kalimat tanya.
  3. Nada Ketiga –nada melengkung yaitu nada dari atas akan turun lalu naik ke atas lagi.
  4. Nada Keempat –nada turun. Sebuah kata akan diucapkan menurun dari nada tinggi ke nada rendah.

Sebagai contoh (Wǒ wèn nǐ) dan (Wǒ wěn nǐ), wèn dalam kalimat pertama memiliki arti Bertanya, sedangkan wěn dalam kalimat kedua memiliki arti Mencium. Yang membedakan adalah nada dan intonasi dari pengucapannnya.

baca juga Mau Tes TOEFL ?? Yuk Kenali dulu 4 Jenis yang ada di Indonesia

Alfabet Paling Mudah !!

Photo by pixabay

Jika bahasa inggris  sulit lalu bahasa apa ada bahasa lain yang lebih gampang?  Mungkin pertanyaan akan terlintas di benak kita saat pertama membaca tulisan ini .

Yap ada satu hal yang akan mudah dipelajari karena dianggap memiliki tulisan yang sama dengan pelafalan saat diucapkan.

Bahasa tersebut adalah bahasa korea atau yang lebih dikenal dengan hangul(hangeul). Alfabet hangeul pertama kali diciptakan oleh Raja Sejong yang Agung (1397-1450) pada tahun 1443 masa Dinasti Joseon. Yang pada mulanya digunakan untuk menggantikan penulisan bahasa korea dalam aksara china yang terbilang sulit.

Nah meskipun diadaptasi dari bahasa mandarin faktanya alfabet dari hangul hanya ada 24 huruf saja. Tidak seperti pada china yang berkasar ribuan. Selain itu jumlah tersebut juga juga 4 huruf lebih sedikit dari alfabet inggris (28).

baca juga Mengenal Huruf Hangul

Alasan Hangul Menjadi Bahasa Termudah

Aksara hangul ditulis berdasarkan posisi bibir kita saat mengucapkan huruf tersebut sebagai contohnya adalah o yang hanya disimbolkan dengan bulat dengan 2 garis (오) mirip dengan alfabet inggris, sedangkan M hanya disimbolkan dengan kotak saja (ㅁ).

Photo by ASTERISK KWON on Unsplash

Saat kita mengucapkan huruf m maka posisi dari bibir kita adalah tertutup dengan ujung kedua bibir yang saling melekat oleh karna dalam bahasa hangeul penulisan disimbolkan dengan kotak.

Tidak jauh berbeda dengan huruf pertama tadi yaitu o saat kita mengucapkan huruf oposisi dari bibir kita terbuka dan membentuk seperti bulatan  sehingga dalam penulisannya akan disimbolkan dengan bulatan dengan 2 garis di bawahnya.

Fakta lainya dalam hangeul tidak ada kata ganti untuk menyebut dia laki (he) ataupun dia perempuan (she) yang ada hanya dia secara universal. Sehingga akan lebih mudah untuk diucapkan.

Dengan jumlah alfabet yang sedikit ditambah pula penulisannya yang sangat sederhana bukan tanpa alasan bahasa ini layak digunakan dalam konteks yang lebih luas.

Salah satu fungsi bahasa adalah untuk mempermudahkan komunikasi antar sesamanya, hadirnya bahasa yang mudah untuk untuk ditulis diucapkan akan sangat diperlukan dalam hal ini.

Meskipun terlihat sederhana penggunaan bahsa yang berebda juga beresiko lo. karena mungkin ada bebera kata yang dianggap memilki arti kurang bagus pada suatu bahasa namun tidak di bahsa lain.  Oleh karenya penggunaan bahasa yang mudah dipahami adalah suatu cara yang baik.

Add a Comment

Your email address will not be published.