Mau Tes TOEFL ?? Ini Dia 4 Jenis TOEFL yang Ada di Indonesia

Mungkin sebagian besar orang sudah tidak asing lagi dengan yang namanya TOEFL., ya ..TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan sebuah bentuk tes bahasa inggris yang mana umumnya memiliki banyak fungsi sebagai persyaratan apply beasiswa luar negeri maupun untuk persyaratan sebelum menempuh pendidikan di luar negeri.
TOEFL ini merupakan persyaratan mutlak yang harus dimiliki oleh seseorang sebelum menempuh pendidikan di luar negeri utamanya bagi pelajar dengan bahasa ibu bukan bahasa Inggris. Penyelenggara dari tes TOEFL ini umumnya diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh dunia maupun lembaga –lembaga yang telah memiliki kewenangan untuk menyelenggarakan TOEFL.

Hasil tes TOEFL ini nantinya akan digunakan sebagai bahan pertimbangan mengenai kemampuan bahasa Inggris dari calon mahasiswa yang mendaftar ke universitas di negara lain, termasuk universitas di Eropa dan Australia. Secara umum, tes TOEFL lebih berorientasi kepada American English, dan sedikit berbeda dengan jenis tes IELTS yang berorientasi kepada British English.
Ada beberapa jenis dari ujian TOEFL ini, yang mana dari setiap jenis TOEFL materi yang diujikan memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi. Namun meskipun begitu pada dasarnya pada setiap jenis ujian TOEFL memiliki struktur tes yang hampir saya yaitu terdiri dari 4 bagian sub test yaitu
· Listening comprehension,
· grammar structure and written expression,
· reading comprehension, dan
· writing.
Jenis TOEFL Beserta Skornya
Sejak pertama kali dibuat pertama kali pada 1963 atau 58 tahun silam, hingga saat ini TOEFL telah mengalami 3 evolusi pergantian format. Ketiga pergantian format tersebut mengalami perubahan yang sangat berbeda baik dari segi hasil atau skor nilai maupun metode pengerjaan.
Meskipun begitu, secara umum TOEFL atau tes bahasa inggris ini terdiri dari 2 macam yaitu Computer-based Testing dan Paper-Based Testing. Seperti namanya pada Computer-based Testing pengerjaan ujian akan dilakukan menggunakan computer (komputer) sedangkan pada Paper-Based Testing pengerjaan tes dilakukan melalui kertas.
1. TOEFL Paper Based Test (PBT)

TOEFL PBT berbasisi kerta ini pertama kali dilakukan pada sekitar tahun 1963 sekaligus menjadi awal dari pelaksanaan ujian TOEFL ini . PBT-TOEFL merupakan tes kemampuan berbahasa Inggris yang pertama kali dikeluarkan oleh ETS (Educational Testing Service).
Pada TOEFL PBT menggunakan lembaran-lembaran kertas soal atau paper dan lembar jawaban yang harus diisi dengan pensil 2B. seperti pada jenis tes TOEFL lainnya materi yang diujikan pada jenis TOEFL yang satu ini juga sama yaitu listening, reading, dan structure dengan rentang skor 217-677 dengan rentang waktu pengerjaan berkisar 2-2,5 jam.
Di Indonesia sendiri, saat ini TOEFL PBT sudah tidak ditemukan lagi dan beralih ke jenis tes yang lebih modern seperti CBT atau IBT, umumnya saat ini PBT hanya diadakan di negara atau wilayah dimana TOEFL IBT tidak dapat dilaksanakan akibat keterbatasan teknis seperti jaringan internet ataupun keterbatasan fasilitas penunjang.
Namun Meskipun seperti itu konsep dari TOEFL PBT ini juga banyak diadopsi oleh beberapa perusahaan dan lembaga pendidikan untuk menilai kemampuan bahasa inggris pendaftar yaitu ITP atau Institutional Testing Program, yang biasanya diselenggarakan oleh universitas dan lembaga bahasa yang bekerjasama dengan ETS.
2. TOEFL Computer Based Test (CBT) dan IBT (Internet-based Test)

Berbeda dengan jenis tes TOEFL sebelumnya yang masih menggunakan lembaran-lembaran kertas pada TOEFL CBT. TOEFL CBT dimulai sejak tahun 1998-2005 sebelumnya berubah nama menjadi IBT ((Internet-based Test) .
Hadirnya Computer Based Test (CBT) sebagai jenis TOEFL yang kedua ini juga telah menggantikan PBT-TOEFL meskipun hingga saat ini PBT juga masih kerap digunakan pada beberapa negara berkembang. Hasil dari ujian TOEFL CBT memiliki rentang nilai berkisar antara 0 sampai 300, sementara nilai untuk iBT adalah dari 0 sampai 120.
Materi yang diujikan pada TOEFL CBT maupun IBT pada dasarnya sama namun akhir-akhir ini ada beberapa modifikasi pada dalam penyenggaraan tes TOEFL ini yang mana terdapat tambahan tes berupa tes TWE (Test of Written English) atau pembuatan esai bahasa inggris dengan tema tertentu dengan waktu pengerjaan hanya berkisar 30 menit,
baca juga Jarang Orang Tahu!! Ini dia Alfabet Yang Lebih Mudah Dari Bahasa Inggris
3. TOEFL ITP (Institutional Testing Program)

Seperti telah disinggung pada pembahasan sebelumnya TOEFL ITP merupakan salah satu uji kemampuan bahasa inggris berbasis kertas yang memiliki konsep dengan TOEFL PBT namuan yang membedakkan adalah lemabag penyelenggranaya.
Penyelenggara dari tes TOEFL ini adalah instansi atau lembaga tertentu yang sudah bekerjasama dengan ETS sehingga hasil tes ini umumnya hanya berlaku pada beberapa instansi tertentu yang bekerjasama dengan pihak penyelenggara.
Hal lain yang sedikit membedakan dengan jenis teks lainnya adalah pada TOEFL ITP hanya terdiri dari 3 bagian test , yaitu kemampuan mendengarkan (listening comprehension), kemampuan ekspresi struktur bahasa dan menulis (structure and writing expression), dan kemampuan membaca (reading comprehension).
Dalam praktiknya ada dua tingkatan dalam ujian TOEFL ITP, yakni level 1 untuk peserta menengah ke atas hingga mahir dan level 2 untuk peserta dengan kemampuan pemula hingga menengah ke bawah. Nilai tes TOEFL ITP level 1 berkisar antara 310 hingga 677, sedangkan untuk level 2 berkisar antara 200 hingga 500.
4. TOEFL Prediction

TOEFL Prediksi atau Prediction adalah salah satu jenis pengembangan dari TOEFL IBT yang digunakan untuk mengetahui perkiraan kemampuan bahasa Inggris seperti dengan penyebutannya yaitu prediksi atau perkiraan tes ini hanya bersifat simulasi dari tes TOEFL yang sebenarnya.
TOEFL prediction memiliki struktur dan bentuk tes yang hampir mirip dengan dengan tingkat kesulitan yang setara TOEFL resmi. Struktur soal dari tes ini terdiri dari 3 bagian yaitu Listening, Reading ditambah Structure dengan waktu pengerjaan relative singkat yang berkisar sekitar 1 sampai 2 jam.
Karena masih berupa simulasi tes maka, sudah dipastikan hasil dari tes TOEFL Prediksi tidak dapat dipakai layaknya hasil test IBT sehingga biasanya hanya digunakan untuk syarat wisuda, mendaftar kerja dalam negeri, hingga pendaftaran CPNS.
baca juga Regular Scholarship
Recent Posts
High Chance of Approval! Tips and Trik Anti Ribet Saat Apply Visa untuk Pemula
Itinerary 5 Hari 4 Malam di Jepang: Seru, Hemat, Nggak Ribet
7 Destinasi Hidden Gem di Asia Tenggara yang Belum Banyak Diketahui
All Categories
Tags
Thailand