Ini dia! 6 Tips untuk cegah mabuk laut saat traveling

Traveling memang merupakan hal yang menyenangkan, apalagi jika dilakukan bersama keluarga, pasangan, atau sahabat. Namun, momen menyenangkan ini dapat berubah jika kamu atau orang terdekatmu menderita mabuk perjalanan. Terlebih lagi kondisi geografis Indonesia yang merupakan negara kepulauan, sehingga menyebabkan beberapa daerah wisata yang ingin kita kunjungi harus ditempuh dengan transportasi laut.

Baca Juga: DESTINASI WISATA TERBAIK DI INDONESIA

Mabuk laut dapat terjadi karena adanya ketidakseimbangan cairan di dalam telinga yang bertugas mengatur keseimbangan tubuh. Kondisi ini dipicu oleh guncangan kapal selama perjalanan akibat ombak dan angin. Hal inilah yang dapat menyebabkan keseimbangan tubuh menjadi kacau dan menyebabkan mabuk laut.

Biasanya orang akan mengalami mabuk laut ketika menggunakan transportasi laut tapi sesudah di darat orang akan pulih lagi. Tapi mabuk laut permanen bisa fatal, efeknya bisa berlangsung hingga bulanan bahkan tahunan dan si penderitanya jalan oleng bagai orang mabuk. Mabuk permanen yang istilah medisnya Mal de Debarquement Syndrome (MdDS)

Mal de Debarquement Syndrome (MdDS) adalah ketidakseimbangan atau sensasi yang bergoyang-goyang, terkadang kondisi ini dirasa dan dilihat oleh seseorang setelah terpapar gerakan dan paling sering setelah pelayaran laut atau penerbangan. Untuk itu kondisi ini disebut dengan mabuk laut permanen.

Lagi seru menikmati pemandangan laut malah tiba-tiba menguap dan agak mengantuk. Terus badan tuh rasanya lemas, mual, muntah, berkeringat, banyak meludah, kulit tampak memucat, dan tangan terasa dingin.

Hati-hati loh! hal tersebut merupakan ciri-ciri gejala mabuk perjalanan. Jadi keganggu deh liburannya, yang seharusnya seru-seruan bareng temen,keluarga, atau pasangan.

Oleh karena itu, jika kamu atau orang terdekatmu memang sudah memiliki riwayat mabuk perjalanan, ada baiknya melakukan beberapa hal untuk mencegah mabuk laut terjadi. Setidaknya, kamu bisa mengurangi efek negatif yang akan ditimbulkan oleh mabuk laut.

Baca Juga: 5 Tips dan Trik Traveling Murah

Untuk mencegah mabuk laut, ada beberapa tips yang perlu dilakukan untuk kamu yang traveling menggunakan transportasi laut.

1. Makan dan minum yang cukup sebelum perjalanan

saat hendak traveling menggunakan transportasi laut disarankan makan secukupnya
Photo by gbarkz on Unsplash

Saat hendak melakukan perjalanan usahakan agar tidak membiarkan perut dalam kondisi kosong. Sebab, perut kosong yang belum terisi sama sekali akan memicu munculnya gejala mabuk selama perjalanan. Makanan yang disarankan adalah yang mengandung karbohidrat, lemak yang rendah, dan protein. Pastikan untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol, kafein, makanan berlemak, dan pedas.

Waktu bersantapnya pun juga perlu diperhatikan. Usahakan untuk makan 30 sampai 1 jam sebelum keberangkatan. Jeda waktu ini akan membuat tubuh tetap fit selama perjalanan. Jika perjalanan relatif lama, maka jangan lupa untuk membawa makanan untuk dikonsumsi di atas kapal. Jangan mengosongkan perut terlalu lama karena berisiko mengalami masuk angin.

2. Minum obat anti mabuk sebelum perjalanan

Konsumsilah obat anti mabuk perjalanan sebelum naik kapal untuk mencegah mabuk laut. Minumlah obat 15 menit sebelum perjalanan untuk mencegah kambuhnya rasa mual akibat ombak yang bergelombang. Obat anti mabuk seringkali menimbulkan efek kantuk yang sangat kuat. Oleh sebab itu, setelah sampai di kapal, carilah posisi duduk terbaik supaya kamu bisa tidur dengan nyaman. Simpan tas di dekatmu, atau dekaplah supaya tas tetap aman walau kamu pulas tertidur.

3. Hindari aktivitas berat yang membutuhkan konsentrasi tinggi

Selama berada di dalam kapal, hindari aktivitas berat yang membutuhkan konsentrasi tinggi seperti membaca dan bermain gadget akan meningkatkan risiko kamu mengalami mabuk laut. Benda statis seperti yang ditatap terlalu lama akan memicu munculnya mabuk laut. Biasakan pandangan lebih sering mengarah ke benda yang bergerak aktif, seperti air laut, pergerakan awan, melihat orang yang berjalan-jalan, dan juga melakukan sesuatu yang aktif.

Daripada bermain handphone, sebaiknya lakukan kegiatan yang lebih ringan seperti mengobrol, jalan-jalan ringan, atau mendengarkan musik. Sebelum berangkat, ada baiknya untuk mengisi list musik untuk didengarkan di dalam kapal.

4. Pilih posisi terbaik dan membuat nyaman di dalam kapal

Cara menentukan posisi terbaik di dalam kapal adalah dengan memilih tempat duduk di bagian tengah atau di paling belakang dek atas. Karena menurut penelitian, posisi tersebut menerima guncangan yang lebih kecil dibandingkan posisi lainnya. Selain bangku, biasanya di dek bagian luar terdapat kantin atau warung sehingga kamu bisa memesan makanan atau minuman untuk mengalihkan rasa mual. Menikmati angin segar di dek luar juga efektif untuk mengurangi sensasi mabuk laut.

Wilayah yang dirasa cukup aman dari goncangan kapal adalah bagian tengah kapal. Nah, di sini lah sebaiknya kamu beristirahat. Pastikan juga agar tempat yang kamu singgahi dekat dengan jendela agar pandanganmu dapat tertuju ke lautan lepas.

5. Hindari aroma tak sedap

Mabuk laut juga bisa terjadi akibat mencium aroma yang tak sedap selama perjalanan. Misalnya saja bau bahan bakar atau bau makanan tertentu. Bau rekan yang mabuk juga bisa memancing rasa mual, jadi pindahlah jauh-jauh.

6. Bawa Permen jahe

Permen jahe akan membantu mencegah pusing selama di perjalanan.
Rekomendasi permen jahe terbaik (Shutterstock)

Permen jahe akan membantu mencegah pusing selama di perjalanan. Tak hanya itu, jahe juga bisa melegakan dan menghangatkan tenggorokan sehingga mengonsumsi permen jahet saat perjalanan laut sangat dianjurkan, karena mampu mencegah masuk angin. Sediakanlah permen jahe di dalam tas untuk menghindari kambuhnya rasa mual dan kepala pusing yang tiba-tiba menyerang.

Itu dia Tips untuk cegah mabuk laut saat traveling, sudah siap traveling menggunakan kapal laut?

Rencanakan perjalanan Anda bersama kami dan bersiap untuk tur yang tak terlupakan?

Add a Comment

Your email address will not be published.